Iklanheader(ada)

Dulu Saya Pernah Mempunyai Wajah Two Face

pada kesempatan kali ini saya akan bercerita saat dulu saya pernah mempunyai two face. Tapi tunggu jangan dulu berpikir aneh-aneh. two face disini bukan berarti saya bermuka dua atau munafik atau baik didepan tapi dibelakang buruk bukan yang seperti itu ya. Saya aslinya depan belakang baik kok hehe.



Kalau kamu pernah nonton film batman the dark knight di bagian endingnya akan muncul tuh si two face atau yang bernama asli harvey dent. Penampakannya mempunyai dua bentuk wajah yang setengah berwajah utuh sedangkan yang setengahnya lagi wajahnya hancur.
Two face
Two face harvey dent
Nah kira-kira seperti itulah keadaan wajah saya dulu. Ya wajah saya dulu pernah hancur setengahnya karena kecelakaan tertabrak sepeda motor dan wajah saya terseret aspal. Kejadiannya sudah lama sekali. Seingat saya saat masih bersekolah kelas 3 SD tapi saya lupa waktu itu umur berapa.


Ceritanya begini dulu saat saya masih duduk di bangku kelas 3 SD. Waktu itu saya bersekolah di salah satu sekolah negeri di daerah slogohimo tepatnya di desa sokoboyo kecamatan slogohimo wonogiri.

Seperti kebiasaan anak sekolah saat bel pulang adalah saat yang paling ditunggu. Saat mulai keluar dari gerbang sekolah saya sudah tidak ingat apa-apa lagi saya mulai sadar pada waktu dua hari keesokannya dirumah saya sendiri. Karena yang saya rasakan kejadian itu berlalu begitu cepat.

Saat saya mulai tersadar Yang saya rasakan adalah rasa sakit yang lumayan pada bagian wajah dan kepala bagian belakang. Ya rasanya sakit dan pusing. Saya belum bisa berbuat banyak waktu itu bahkan hanya untuk menggerakkan kepala ke kanan atau ke kiri rasanya sangat sakit. Saya rasakan balutan perban dan tempelan kapas dan plester di kepala.

Saya baru bisa membuka mata saja waktu itu. untuk berbicara saja saya masih susah mungkin karena masih syok. Saya hanya berpikir “saya ini kenapa?” ibu saya dan orang-orang terdekatku melihatku dengan wajah iba. Saya pun akhirnya mulai bisa bicara dan bertanya kepada ibu saya “aku geneo buk?”(aku kenapa buk?) Ibu saya menjawab “koe bar ciloko le untung sing kuoso iseh ngewenehi slamet”(kamu habis kecelakaan nak untung yang kuasa masih memberi selamat) jawab ibuku yang kebetulan sedang pulang kampung dari perantauan.

Aku merasa sedih tapi ntah kenapa saya tidak bisa menangis air mata tidak keluar tapi sedihnya luar biasa. Untung tuhan masih memberi selamat kepada saya. Dengan lima jahitan di bagian wajah, tiga jahitan di bagian telinga dan 4 jahitan dibagian belakang kepala dan juga keadaan tulang kepala bagian belakang yang retak. Untung tidak gegar otak atau lupa ingatan pikirku.

Waktu berlalu beberapa hari hanya saya habiskan ditempat tidur. Setelah beberapa kali check up dokter mengijinkan balutan perban di kepala dan tempelan plester yang menempel diwajah saya untuk dibuka. Dan ya begitulah yang saya lihat di cermin adalah wajah saya yang mirip seperti karakter two face di film batman the dark knight tapi tidak separah itu juga sih.

Dalam masa penyembuhan dan pemulihan saya selalu mendapati wajah saya yang setengah hancur penuh luka. Dalam waktu sebulan kira-kira luka itu mulai berangsur sembuh dan wajah saya juga kembali normal dan tampan seperti sekarang😎. Hanya dibagian kepala saya masih ada sisa bekas jahitan. Tapi tertutup rambut jadi tidak kelihatan.
Eko prianto
Ini saya..tampan kan?😂
Menurut cerita teman-teman sekolah saya dulu karena saya sendiri juga tidak tau kejadiannya. Waktu itu saat keluar gerbang sekolah saya sambil berjalan mundur karena saya sedang bercanda dengan teman saat pulang sekolah. Karena jalan depan gerbang sekolah itu jalannya termasuk sepi kendaraan sehingga tidak banyak kendaraan berlalu lalang maklum karena jalan desa jadi belum banyak kendaraan.

Dari arah jalan itu lah ada seorang yang mengendarai motor dengan kencang. Karena saya berjalan mundur dan pengendara juga mungkin tidak fokus melihat jalan akhirnya terjadilah tabrakan itu.

Kesimpulan
Dari cerita pengalaman pribadi saya diatas bisa diambil hikmahnya yaitu buat kita untuk tetap selalu berhati-hati dan waspada apalagi kalau dijalan raya. Dan juga buat para pengendara fokuslah pada jalan yang akan kalian lalui. Jalan sepi bukan alasan kalian untuk memacu kendaraan sekencang-kencangnya dan ugal-ugalan dijalan. Hargailah pejalan kaki karena mereka juga sesama pengguna jalan.

Dan buat para pejalan kaki jangan mentang-mentang kalian dihargai oleh para pemakai kendaraan kita jadi seenaknya saja menggunakan jalan. Ya contohnya seperti yang saya lakukan tadi yaitu berjalan mundur sambil bercanda😂. Karena kalau celaka kita juga yang merasakan sakitnya. See ya😀

4 Responses to "Dulu Saya Pernah Mempunyai Wajah Two Face"

  1. Waduh ngeri juga ya, jadi inget temen saya yang kecelakaan tapi dia juga ga inget kejadiannya, terlalu cepet katanya, ga sadar gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya gan rasanya cepet banget,,,kyk baru beberapa menit padahal udah gak sadar selama dua hari wkwk

      Hapus
    2. pas sadar perut keroncongan ya gan? hehehe

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 ada

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel ada