Iklanheader(ada)

Kisah Inspiratif Berani Mengambil Resiko Dan Tantangan

dalam kehidupan untuk mencapai cita cita kita harus menempuh rintangan,tantangan dan juga resiko yang kadang berat. Ada orang yang sudah nyaman dengan kehidupannya sehingga dia enggan untuk berbuat lebih lagi alhasil kehidupannya begitu begitu saja.


Dalam postingan ini saya akan berbagi sedikit kisah inspiratif yang bercerita tentang beberapa orang yang diberi tantangan untuk melewati sebuah jembatan kecil untuk mendapatkan medali yang terbuat dari emas murni. Berikut kisahnya.

Diceritakan ada dua belas orang pilihan yang mau menerima sebuah tantangan. Tantangan itu adalah mengambil sebuah medali yang terbuat dari emas murni.

Setelah diberi sedikit pengarahan dari tim penantang mereka dibawa ke sebuah ruangan yang gelap. Yang mereka lihat hanya sebuah jembatan kecil tanpa tahu dibawah itu ada apa.

"Untuk mengambil medali emas itu kalian harus melewati jembatan ini apabila kalian gagal melewatinya dan jatuh kebawah pasti kalian akan cedera patah tulang kaki atau tangan tapi tenang ada tim medis kami yang siap menolong" jelas tim penantang.

Ke duabelas peserta itu hanya melihat ke arah jembatan itu mungkin sambil berpikir "bagaimana kalau saya jatuh dan mati disana?"
"Bagaimana kalau saya jatuh dan tulang kaki saya patah dan cacat?" Mereka saling pandang, namun belum ada yang berani maju untuk melewati jembatan itu.

Akhirnya ada seorang yang maju dengan mempersiapkan nyali dan menarik nafas panjang orang itu pun mulai meniti jembatan kecil itu. Dengan hati hati orang itu terus meniti jembatan kecil itu dan akhirnya dia sampai ke ujung jembatan dan berhasil mengambil medali emas murni itu.

Dengan bangga orang itu menunjukan medali emas yang berhasil dia dapatkan. Setelah itu tim penantang menghidupkan beberapa bola lampu para peserta mendekati jembatan ternyata dibawah jembatan itu terpasang jaring yang transparan. "Ada yang berani maju lagi? Akan ada hadiah hiburan untuk yang bisa melewati jembatan ini" jelas tim penantang memberi kesempatan lagi.

Hanya ada tiga orang yang mau maju untuk melewati jembatan itu. Dengan hati hati satu persatu ketiga orang itu meniti jembatan kecil itu dan ketiganya berhasil melewati jembatan itu. Dengan begitu mereka berhak mendapatkan hadiah hiburan dari tim penantang.

Para peserta yang tersisa bertanya kepada tim penantang "apakah jaring itu mampu menahan beban berat badan kami?"
"Tentu saja mampu, jaring itu mampu menahan berat badan lima sampai tujuh orang" jelas tim penantang. Untuk membuktikan tim penantang menjatuhkan sebuah batu berukuran besar. Dan, ya memang jaring itu mampu menahan batu besar itu.

lalu Tim penantang menghidupkan semua lampu yang ada. ternyata dibawah jembatan dan dibawah jaring itu sebuah kolam berisi air "dan kalaupun jaring itu tidak mampu menahan beban berat badan kalian, kalian hanya akan terjatuh ke dalam kolam air itu, tapi sayangnya kesempatan kalian sudah habis" sambung tim penantang mengakhiri tantangan itu.


Kisah ini mengisyaratkan kalau semua hal,pekerjaan yang kita lakukan pasti akan ada resikonya. Kalau kita seorang yang penakut,tak mau mengambil resiko tentu kita akan kehilangan peluang dan kesempatan. Seperti para peserta yang tidak melewati jembatan di kisah yang sudah saya ceritakan di atas. See ya๐Ÿ˜€

6 Responses to "Kisah Inspiratif Berani Mengambil Resiko Dan Tantangan"

  1. Sangat menginspirasi, intinya jangan takut mencoba gagal atau tidaknya sudah di tentukan allah dan pasti itulah jalan terbaik buat kita :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul gan,,,setidaknya kita harus berani mencoba,,,

      Hapus
  2. Mencoba lebih baik daripada diam ckckck sangat inspiratif hehehe
    #piece

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe bener gan,,berani mengambil resiko,,berpikir out of the box,,daripada cari aman,,tapi gk dapet apa apa,,cuma dapet aman aja hehehe

      Hapus
  3. terima kasih sangat bermanfaat ..

    BalasHapus
  4. Sama sama,,,trima kasih juga kunjungannya

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 ada

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel ada